Mabadiuth Thalathah+Isa Bugis+Lembaga Kerasulan [ Pemuda Kahfi/MD/Futuh/M1/M2/MadinahKedua/Ka'bah II/Binatang/SapiEmasPerahan/Rabb@Pengatur/PonziScheme/MLM ]
Tuesday, May 27, 2008
Macam pernah kudengar tapi di maaaanaaaa yaa?!
Tarbiah pelik Pemuda Kahfi
nazarali@hmetro.com.my
SHAH ALAM: Satu kumpulan ajaran sesat dikenali sebagai Pemuda Kahfi, dikesan aktif merekrut ahli baru terutama di Lembah Klang, melalui kaedah tarbiah pelik ‘kelas kereta ke kereta’ selain menyediakan kelas khas di kediaman pengikut sedia ada.
Dalam usaha menarik ahli baru, kumpulan terbabit juga dikesan mentarbiah ajaran songsang seperti kumpulan ajaran sesat lain iaitu menyuruh pengikut mendirikan solat sekali saja dalam sehari, tidak perlu menunaikan solat Jumaat selain menyelewengkan beberapa hukum serta fardu lagi.
Selain itu, pengikut diwajibkan membayar sejumlah wang kepada tok guru dengan alasan untuk menebus dosa lampau selain memudahkan individu terbabit memasuki syurga.
Sumber yang enggan dikenali memberitahu Harian Metro, kaedah mentarbiah menerusi kelas kereta ke kereta hanya dikhaskan untuk ahli baru, manakala pengikut sedia ada akan menggunakan kediaman seorang daripada mereka sebagai markas tarbiah.
| |
Katanya, kumpulan ajaran sesat terbabit dikesan bergerak merekrut ahli baru sejak tiga bulan lalu dan mensasarkan sesiapa saja tanpa mengira latar belakang semata-mata untuk menambahkan keahlian kumpulan.
“Taktik digunakan mudah iaitu ahli akan menunggu bakal ahli baru dalam kereta yang sudah dinyatakan lokasinya. Ahli baru itu perlu ke situ bersendirian sebelum masuk ke kereta mereka dan meninggalkan kenderaannya di sana.
“Ahli senior membawa pengikut baru itu ke beberapa lokasi. Mereka akan berhenti di beberapa kali di lokasi tertentu sebelum bertukar kereta dengan ahli lain yang sedia menunggu di lokasi ditentukan,” katanya di sini, semalam.
Kegiatan kumpulan Pemuda Kahfi terbongkar selepas pihak berkuasa agama Islam Selangor menahan beberapa ahli kumpulan ajaran sesat itu, baru-baru ini, dan mendedahkan taktik aktiviti mereka.
Menurut sumber itu, sepanjang sesi kelas bergerak diadakan, mata ahli baru ditutup supaya mereka tidak tahu laluan digunakan selain memastikan tiada kebocoran maklumat sehingga menjejaskan kumpulan ajaran sesat terbabit.
Dalam sesi kuliah dalam kereta, ahli baru atau yang lama akan ditarbiah mengenai kehebatan ajaran sesat terbabit selain pentingnya mereka akur pada setiap arahan tok guru untuk memastikan kehidupan mereka selamat di dunia dan akhirat.
“Kebiasaannya, perjalanan untuk mengikuti kelas kereta ke kereta mengambil masa antara satu dan tiga jam bergantung kepada banyaknya pelajaran sesat perlu diikuti atau soalan ditanyakan.
“Selepas tamat pengajian ringkas, ahli baru terbabit atau yang sedia ada akan dihantar ke lokasi pertama. Mereka turut diminta mencari ahli baru di kalangan kenalan atau saudara-mara sebelum dibenarkan pulang,” katanya.
Sumber itu berkata, setakat ini, siasatan mendapati bilangan ahli kumpulan itu tidak terlalu ramai kerana ia baru bergerak, namun pihak berkuasa agama tidak seharusnya menunggu sehingga kumpulan terbabit mempunyai ahli yang ramai baru mahu bertindak.
“Pihak berkuasa agama sentiasa melakukan intipan untuk membasmi kegiatan ajaran sesat walaupun ia hanya pengikutnya hanya seorang saja. Apa yang penting, kegiatan yang boleh memudaratkan kesucian Islam serta penganutnya itu perlu dibasmi,” katanya.
Uwong Kono Kepingin Advice...!
Kebimbanganku Untuk Menikah Karena Ajaran NII yang merasuki pemikiran dan hatiku
Mungkin sulit untuk orang menebak umurku. Aku tidak pernah meminta sama Allah untuk ditemukan dengan orang2 yang akhirnya membuatku berfikir sangat runyam dalam menjalani hidupku. Di usiaku yang sudah lebih tigapuluh tahun ini, aku menemukan pertentangan yang hebat antara memilih jalan yang kutempuh dalam memilih jalan menyangkut keyakinanku sebagai makhluk Allah SWT.
Aku sudah aktif di dalam sebuah pergerakan Islam yang sangat kontroversial ini yaitu NII selama bertahun2 sejak kuliah semester 6 tahun 1998 hingga aku lulus dan bekerja disebuah perusahaan konsultan.di 2003 aku mengalami depresi dengan pimpinanku hingga aku tidak aktif. Dalam perjalanan pertarungan hati dan pikiran selama dua tahun hingga 2005 aku mencoba aktif kembali.
Dalam hatiku dan pikiranku selalu selalu terlintas kata2 kalo aku mati aku akan mati sebagai seorang jahiliah atau orang kafir.Selama aktif di NII ada pemikiran dan ajaran yang telah tertanam di benakku dan hatiku yang sanagt sulit kubuang yaitu:
1. Surat Al Baqarah yang diartikan lebih kurang masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhan. Kara2 Dinul Islam diartikan sama denagn sistem pemerintahan atau negara. sehingga dinul Islam diartikan sama denagn Negara Islam. karena berada di negara Indonesia dinanamakan Negara Islam Indonesia.
2. Otomatis orang Orang yang tidak berhukum islam di negara yang berdasarkan hukum islam adalah orang kafir, zalim, fasik
3. Perintah membelanjakan harta atau berinfak banyak sekali di dalam al quran ini merupakan wajib di NII KW9
4.setiap orang beriman wajib tahkim bila dirinya bersalah. ayat al quran yang mengatakan (saya lupa ayatnya) “bila mereka datang kepadamu maka mohonkanlah ampunan untuknya, maka akumengampuninya. (yang sebagian orang diluar NII mengatakan bahwa denagn uang akan hapus dosanya, tapi ini adalah yang ditambah2i oleh orang2 diluar NII.
Saya bingung untuk menikah, kalau saya menikah dengan orang2 NII saya sudah tidak mau lagi karena kecewa terhadap pimpinan saya yang meminjam uangku tapi tidak mengembalikan sesuai janjnya yaitu tanggal yang telah ditentukan. Ketika kutagih dia marah dia berkata seolah2 aku tidak percaya denagn dia. Tapi aku diam saja dan tidak menjawab marahnya padaku.Akhinya Aku mencoba menyisiati untuk mendesak dia untuk mencarikanku istri orang NII.Tapi dia tidak bisa dan sangat lama menemukan hasilnya yaitu istri yang sesuai kriteria aku.memang jumlah yang dipinjam sangat banyak.
suatu ketika aku dikenalkan dengan nisa NII. pertama bertemu aku tidak ada rasa apa2 sama dia, karena dia bukan masuk kriteria nisa pilihanku. entah kenapa aku berfikir kalo aku lama2 menunggu menikah aku bisa jadi korban si bangsat itu pikirku dalam hati. Mending nisa itu sajalah yang aku ilih gumamku dalam hati.Akhirnya aku megutarakan ke nisa tersebut melalui sms atau hapenya kalo aku mencintai nya. bak gayung bersambut dia menerima keinginanku untuk menikah dengan dia. tapi waktu itu aku ragu apakah aku benar2 cinta dia.
waktu terus berjalan , aku sering ketemu denagn dia. masalh pun terjadi akupun memutuskan dia denag alasan selama berkomunikasi denagn dia banyak ketidak cocokan denga dia. aku menagis saat menyatakan putusan itu antara percaya atau tidak airmataku selalu menetes bahkan saqmpai sekarang kalo kepikiran dia.sesekali aku bisa meluppakan dia dan mengusirnya jauh2 dalam pikiranku namun tanpa kusadari secara jujur aku benar2 sangat dan sanagt mencintainya.
Aku berfikir aku bisa mendapatkan ganti yang lebih baik dari dia dan merasakn cinta yang lebih dalam dari dia, tapi aku tidak bisa menikah dengan wanita yang tidak memiliki keyakinan yang menjadikan al quran dan negara islam indonesia untuk diperjuangkan sebagai keyakinannya. Tapi dilain sisi aku sudah tidak aktif lagi di NII. Aku kecewa dan sangat kecewa dengan orang2 NII yang telah banyak memeras uangku. Ya Allah aku mohon petunjukmu……………………………
memang banyak kudengar dari orang2 yang saat ini sudah tidak aktif di NII katanya banyak orang maling di NII termasuk dia. tapi aku cuek saja. yang penting kan ajaran nya sesuai dengan Al quran atau Islam yang sebenarnya. Kalo orang maling sih ga di NII di RI dimanapun pastiada menurut pendapatku.tapi ini giliran ku yang kena!!!!!!!!!!.naudzubilah minzalik!!!.
Ya robbi mau kemana kubawa hati dan pikiranku ………..
Tunjuki aku kejalanmu yang lurus yaitu jalan orang2 yang engkaau anugerahi rahmat dan nikmat bukan jalan orang2 yang engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat……………………..
Wednesday, May 14, 2008
Anggota NII Ditangkap
17 arrested in crackdown on secessionist movement
Yuli Tri Suwarni, The Jakarta Post, Bandung
West Java Police announced Monday they had raided the separatist group Indonesian Islamic State (NII) in West Java and arrested 17 people on subversion charges.
Chief Insp. Gen. Susno Duadji said those arrested were suspected of alleged involvement in subversion and blasphemy. He said they would likely face life imprisonment if found guilty.
They were among 35 people recently arrested by the police anti-terror unit in Cihanjuang, Cimahi and Ciwidey.
The underground movement has long been a police target because of its use of violence against its members and others in its fight for ideological and political causes.
The group's members also use violence to collect alms and other funds for the NII.
"Most suspects held positions within the NII ranging from governor of the southern part of West Java, to regents, regency secretaries and district officials within the NII state," Susno said in Bandung, the provincial capital.
West Java Police have seized evidence including the NII's constitution, territorial ordinance, criminal code, independence proclamation text, bank accounts, structural organization and flag.
The 17 suspects are charged with intent to overthrow the government. They are also accused of hostility, fomenting hatred and tarnishing the image of the government and could face another seven years in prison if found guilty of those crimes.
They are also charged with blasphemy and practicing a faith not recognized by the state, which carries a maximum five-year prison term.
Susno said the NII operated a state within a state because they had proclaimed their independence.
He said the evidence showed NII was divided into two territories, each regulated by an ordinance.
Susno said the so-called southwest Java province, whose leader was one of those arrested, was part of NII's western region, encompassing Java, West Nusa Tenggara and East Nusa Tenggara.
Based on the suspects' testimony, the eastern part of NII includes Kalimantan, Papua, Timor Leste and Malaysia.
"They have their own flag, which resembles the Indonesian flag, but with an added star and crescent. Members are recruited selectively and have to pledge allegiance to state secrecy and take a soldier's oath," Susno said.
He said accusations directed at the NII thus far have proven true. He said they recruited and indoctrinated people by claiming Indonesia did not recognize Islam. New members then go through a ritual to cleanse them of their sins and later become victims of extortion.
"They have a structural governance, a constitution, ministers, religious leaders, governors and officials all the way down to village level. They also have territories and proclaimed independence, but not international recognition," Susno said.
In 2002, West Java Police arrested some of the same suspects, but failed to prosecute them because of a lack of evidence.
The illegal movement is still running and involves many members who are believed to have perpetrated crimes, such as fraud and theft, to pay their dues to the NII.
Susno declined to comment on whether the Al Zaytun Islamic boarding school in Indramayu was involved in the movement, based on testimonies and evidence seized by police.
"We are still building the case," he said.