Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Innalhamdalillah nahmaduhu wanasta'i nuhu wanastaghfiruhu wanaudzubillahi min syururi anfusina waminsayyiati a'malina..mayyahdillahu..fala mudillalah..wamayyudlilhu fala hadiyalah.
Asyhaduallaa ilaa haillallaah wa asyhaduanna muhammadarasulullaah..amma ba'du
Tersiar kabar bahwa akhir-akhir ini ’gerakan sesat’ ini mulai bergerak lagi dikantor-kantor, dikampus-kampus, disekolah-sekolah(SMP dan SMA sederajat), ada baiknya kita memiliki pemahaman yang cukup terhadap ciri-ciri dan modus dari gerakan ini. Agar kita kemudian dapat membentengi diri, menyampaikan kepada sahabat-sahabat dan anggota keluarga kita yang lain agar mereka tidak terjebak ke dalam doktrin gerakan sesat ini. Dan agar sahabat-sahabat yang mendapati teman/ anggota keluarganya terlanjur masuk ke dalam gerakan sesat ini, agar bisa segera diselamatkan. Karena sudah banyak korban akibat dari gerakan sesat N11 ini, siswa-siswa yang putus sekolah, siswi-siswi yang terpaksa melacur untuk memenuhi tuntutan infaq gerakan ini, orang tua-orang tua yang kehilangan anak-anaknya, mahasiswa yang drop out, dan lain sebagainya.
Islam adalah agama yang sempurna, sehingga tidak diperlukan lagi tambahan-tambahan yang baru atas syariat agama ini, apalagi mengurangi bahkan menghilangkan apa yang telah menjadi syariat atas agama ini yang kita kenal dengan istilah "BIDAH". Sedangkan rasulullah sholallahu'alaihi wassalam bersabda "Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mengada-adakan (perkara baru) dalam urusan (agama) kami ini, maka hal itu tertolak.” (HR Bukhari), dan didalam riwayat yang lain rasulullah sholallhu'alaihi wassalam bersabda “Barangsiapa mengerjakan suatu amalan tanpa ada dasar dari urusan (agama) kami, maka ia tertolak.”(HR Muslim), serta didalam riwayat yang lain, lebih tegas rasulullah sholallahu'alaihi wassalam bersabda "Sebaik-baik perkataan adalah Kitabulloh dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang baru dan setiap perkara yang baru (dalam agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Nasa’i)
Karena Islam hanya Allah subhanahu wata'ala turunkan kepada rasulullah sholallahu'alaihi wassalam saja, sehingga hanya pemahaman yang merujuk kepada beliau sholallahu'alaihi wassalam atas diin(agama) ini saja yang benar dan sesuai dengan syariat Allah azza wajalla.
Dan apa-apa yang dibicarakan atas nama Islam tetapi tidak sesuai bahkan bertentangan dengan syariat agama ini maka hal itu adalah tergolong "pemahaman yang sesat dan menyesatkan" atau yang biasa kita kenal dengan "Aliran sesat". Mereka inilah orang-orang yang berlebih-lebihan terhadap agama yang mudah ini, dengan mewajibkan ini dan itu dengan pertimbangan hawa nafsu..seringkali mereka menghalalkan apa yang telah diharamkan Allah dan rasulNya..dan dilain waktu mengharamkan apa-apa yang telah dihalalkan Allah dan rasulNya. Sungguh aneh jika hendak mendirikan negara Islam tetapi justru tindak lakunya malah bertentangan dengan syariat Islam.
Padahal Allah subhanahu wata'ala telah mengingatkan kita dalam firmanNya "Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan" (Annisa : 14).
Berbicara tentang aliran sesat yang mengidam-idamkan negara islam indonesia ini, tentu akan banyak nama yang bisa disebut, tetapi mungkin saja seiring dengan perkembangan waktu, atau mungkin atas alasan keselamatan 'gerakan' mereka(karena umat telah mengenal kesesatan mereka), mereka mengganti nama dan slogan-slogan mereka sehingga menjadi sulit untuk dibuktikan. Disamping itu, gerakan utama mereka adalah 'gerakan bawah tanah'(underground), berpindah-pindah, , sehingga kadang sebagian mereka memang berada diantara umat, berinteraksi dengan mereka, dan menyusupkan ideologi itu kedalam hati dan pikiran orang-orang yang belum mengetahui dasar-dasar Islam dengan khayalan-hayalan akan berdirinya negara Islam tetapi sejatinya hanya demi rupiah dan melemahkan barisan umat islam mereka ada. Karena itu, point penting kita hanya akan memaparkan ciri-ciri 'kesesatan' atau 'gaya' gerakan mereka untuk kemudian dikenali dan kita hindari. Tidak perlu takut menghadapi orang-orang ini, yakinlah bahwa Allah azza wajalla dan orang-orang beriman bersama kita.
Berikut ciri-ciri modus mereka diambil dari berbagai sumber :
1. Biasanya mereka mendekati laki-laki muslim/ wanita muslimah yang belum mengetahui dasar-dasar islam dengan baik atau juga dalam kondisi psikologis yang labil, atau kepada mereka yang memang belum memiliki ilmu tentang islam sama sekali tetapi senang diskusi. Sebelum mereka melakukan pendekatan kepada 'target', mereka juga mengamati dan mempelajari kecenderungan si target, terkadang kita diminta untuk mengisi sebuah quesioner tentang agama, mungkin untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kita tentang agama Islam. Secara umum pendekatan yang dilakukan ada 2, yakni pendekatan bisnis atau melalui 'kajian islam??'. Jika si target senang dengan 'bisnis' maka akan dilakukan dengan menawarkan bisnis(biasanya MLM atau bisnis dengan model investasi) dsbnya, jika si target senang dengan islam maka akan didekati dengan menawarkan 'pengajian' dsbnya. Melalui pendekatan bisnis itu, akhirnya akan ditarik juga untuk mengikuti 'pengajian??' yang mereka selenggarakan. Dimana 'pengajian??' yang mereka lakukan sesungguhnya adalah proses doktrinisasi pemikiran 'nyeleneh' mereka terhadap si target. Biasanya si target akan diberikan tentang perumpamaan ini dan itu, misalkan tentang banyaknya musibah, tidak bersatunya umat islam, kejahatan dimana-mana, terpuruknya ekonomi umat islam dan lain2 yang notabene akibat jauh umat islam dari pengamalan ajaran Islam yang sesungguhnya, tetapi semakin diikuti..arah pembicaraannya justru malah bertentangan dengan pemahaman Islam yang lurus. Atau dengan cara yang 'klasik' misalkan mengajak si target ke tempat pengajian, dengan sebelumnya mengutarakan berbagai macam alasan, seperti : minta diantar ke rumah temannya untuk meminjam buku, dan lain-lain yang setibanya ditempat yang telah ditentukan(tak jarang pertemuan diadakan di restoran2 sepat saji di MALL/ PLAZA) ternyata sudah ada beberapa orang 'ahli' mereka yang akan berbicara tentang 'Islam'??, dan ’hebatnya??’ lagi seringkali mereka selalu melengkapi diri dengan Al Quran agar terlihat lebih meyakinkan.
2. Kemudian setelah si target mau mengikuti kajian2 mereka dan mulai terwarnai, masuk ke tahapan selanjutnya yakni "HIJRAH". Menurut mereka saat ini seluruh umat islam diluar jamaah mereka adalah kafir, sehingga wajib "HIJRAH" kedalam kelompok mereka jika ingin menjadi orang islam. "HIJRAH" itu sediri diikuti dengan berbagai "kewajiban" lain yang sesungguhnya tidak dikenal dalam islam, seperti yang utama adalah "zakat hijrah", dan zakat lainnya yang kemudian diikuti oleh bermacam-macam infaq setiap bulannya. Dahulu, tidak dibedakan kewajiban zakat ini antara calon anggota yang kaya dan miskin, sekarang sepertinya gerakan ini agak 'melunak'. Boleh jadi antara anggota yang kaya dan miskin dibedakan nominal kewajiban zakatnya tetapi intinya, semua anggota baru wajib berzakat. Padahal didalam Islam, kewajiban zakat hanya jatuh kepada mereka yang kaya, dan harta tersebut telah terpenuhi secara nisab dan haulnya.
3. Terkadang si target diikutkan dalam kajian 'tafsir Al Quran??' yang mereka adakan sendiri secara ’gratis??’, sebagai kamuflase agar gerakan ini terlihat 'islami'dan untuk mempersiapkan kader ahli(perekrutan)??. Padahal dalam kajian itu mereka hanya berbicara tentang apa yang sesuai dengan hawa nafsunya saja. Sama sekali tidak ilmiah, bahkan seringkali mempertentangkan ayat2 Al Quran yang ada didalamnya. Bahkan.. jika ada yang mempertanyakan kejahilan tersebut akan dianggap sebagai 'perusak'dan jika si target tetap 'keukeuh' dengan pemahamannya, serta terus mempertanyakan 'penafsiran jahil' tersebut maka si pentilawah akan mengulang-ulang ayat yang dibacakan beserta penafsiran jahil yang diinginkan..serta melabeli si target sebagai tong sampah yang najis karena enggan menerima 'kebenaran??'. Yang lebih 'lucu' lagi meski kajian itu disebut sebagai 'kajian tafsir gratis' tetapi para target akan diwajibkan dengan sejumlah infaq.
4. Jika si target adalah anggota biasa2 saja, biasanya mereka tetap akan diikutkan dalam pengajian?? yang seringkali berpindah tempat. Pada kesempatan itulah sesuai dengan kapasitas pemahaman target akan dasar-dasar keislaman, maka mereka akan dengan perlahan memasukkan pemikiran-pemikiran yang menyalahi aqidah Islam. Mereka beranggapan bahwa sholat itu tidak perlu gerakan ritual, cukup dengan niat saja atau digantikan dengan aktifitas yang lain. Mereka juga beranggapan bahwa karena saat ini belum sampai pada kondisi futuh(pembebasan) maka syariat Islam tidak berlaku, sehingga mereka bebas melakukan segala macam dosa(menurut syariat) tanpa perlu bertobat kepada Allah azza wajalla, tetapi jika melanggar aturan pemimpin/ jamaah maka target akan mendapatkan hukuman yang ujung-ujungnya harus digantikan dengan sejumlah uang tertentu.
Hal-hal yang menyalahi syariat serta penyelewengan Aqidah yang mereka lakukan :
1. Segala aturan,perintah dan arahan dari Negara Islam (N11) adalah sama dengan arahan Allah yang wajib dipatuhi. Sehingga ada konsekuensi(hukuman yang ujung-ujungnya setoran yang berat bagi para jamaahnya jika melanggar aturan2 jamaah, sedangkan melanggar syariat Allah subhanahu wata’ala adalah sah-sah saja. Dan beranggapan bahwa para anggota jamaah adalah suci..sesuci malaikat di sisi Allah.
2. Menekankan bahwa Kerasulan dan kenabian belum berakhir dengan alasan bahwa setiap orang yang menyampaikan da'wah Islam adalah juga rasul(utusan) Allah. Ini menunjukkan mereka tidak memahami makna rasul dan nabi disisi Allah yang hanya untuk mereka yang menerima wahyu secara langsung dari Allah sebagai satu-satunya perwakilan Allah dalam menjelaskan syariat kepada hamba-hambaNya . Bahkan mereka menambahkan kesesatan mereka dengan mengakui bahwa Al Quran sebagai wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, tetapi manusia mempunyai kebebasan untuk menta'wil dan mentafsirkan ayat2 baik ayat muhkamat(ayat2 hukum seperti waris dll dan yang pasti dan juga dikuatkan dengan hadits) dan mutasyabihat(dengan makna umum dan dijelaskan oleh hadits atau didiamkan/ tanpa penjelasan lebih lanjut seperti pada awal-awal surat alif..lam mim). Padahal didalam agama islam, semua hal harus didasarkan dengan Ilmu. Bayangkan jika setiap orang berhak berbicara tentang Islam, dapat dipastikan bahwa akan lebih banyak aliran sesat yang mengatasnamakan Islam dimuka bumi ini.
3. Mereka membagi shalat menjadi 2 bagian, yakni sholat aktifitas dan sholat ritual. Anggapan mereka karena belum adanya negara Islam Indonesia, maka syariat (Islam) atas sholat tidak berlaku. Anggapan mereka yang jahil adalah bahwa hal yang jauh lebih penting dari itu(ritual sholat) adalah sholat aktifitas, yang juga berarti mengikuti segala macam program yang telah ditentukan oleh jamaah N11.
4. Mereka mengkafirkan seluruh umat islam yang berada diluar mereka. Dan dalam melancarkan aksinya, jamaah ini menghalalkan segala cara, bahkan dianjurkan untuk menipu, berbohong, mencuri barang-barang diluar jamaah mereka, apakah itu barang-barang milik keluarga sendiri, teman, bahkan perusahaan tempat dimana mereka bekerja dengan alasan untuk 'memenangkan'?? agama Allah. Mereka juga mengharamkan pernikahan diluar jamaah mereka(sekarang sepertinya agak "melunak", dengan dalih manambah anggota baru mereka boleh menikahi diluar jamaah mereka) karena menganggap tidak sah menikah dengan orang-orang kafir.
5. Jika melanggar syariat jamaah N11 maka mereka akan dikenakan dam/ denda yang harus dibayarkan dengan jumlah tertentu yang disebut dengan uang taubat. Ibadah qurban menurut anggapan mereka bukan dengan menyembelih hewan qurban, tetapi dengan menyerahkan sejumlah uang untuk kegiatan jamaah. Syurga dalam anggapan mereka hanya bagi mereka yang telah menjadi warganegara N11, dimana mereka boleh menikmati hal-hal 'bebas' yang ada disyurga nanti dengan apa yang ada didunia. Bagi jamaah N11, perzinahan itu bagian dari menikmati 'syurga' dunia.
6. Isra mi'raj dalam anggapan mereka adalah bertemunya seorang 'rasul(baca: kader mereka) kepada pemimpin tertinggi jamaah N11. Para jamaah(terutama wanita) tidak diwajibkan untuk menutup auratnya karena alasan masa kahfi(dinisbatkan pada fase pemuda kahfi yang bersembunyi digoa selama 309th demi berlindung dari raja yang dholim). Setiap orang diwajibkan dengan berbagai macam infaq dalam setiap bulannya, dan diharuskan sanggup untuk melaksanakan segala perintah 'ulil amri' mereka. Harta anggota menurut anggapan mereka adalah milik Allah dan hendaklah diberikan jika Pemimpin menghendakinya.
7. Kewajiban zakat yang tidak dikenal didalam Islam, seperti zakat "hijrah"?? dan zakat-zakat yang lain. Tidak mengenal kaya atau miskin, semua diwajibkan untuk berzakat. Kemudian dikemanakan uang zakat itu?? apakah kemudian sesuai dengan ketetapan Al Quran seperti didalam surat At Taubah : 60 "Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para Mu'allaf yang dibujuk hatinya,untuk (memerdekaan) budak, orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Biajaksana."??? ternyata tidak, setelah diserahkan ke pimpinan, maka hal itu untuk pembangunan sarana NII dan mendukung kegiatan2 mereka.
8. Menyentuh dan membaca AL Quran tidak perlu berwudhu, bahkan mereka beranggapan bahwa Al Quran itu adalah buatan manusia dan yang lebih penting adalah 'memahami??' dan 'mengamalkan??'nya, sehingga mereka pun dengan seenaknya saja menafsirkan sendiri sesuai dengan hawa nafsu, boleh menginjak-injaknya, ataupun meludahinya. na'udzubillah.dll.
Sebenarnya masih banyak hal-hal lain yang menjadi ciri dari gerakan ini hanya saja pokok-pokok(inti) dari modus dan gerakan NII ini insyaAllah seperti yang tertulis diatas. Ada lagi model 'penghijrahan'nya dilakukan dengan cara diculik, kemudian mata mereka diikat, dan dibawa ke sebuah tempat. Ditempat itu mereka disuruh berbaiat(janji) bahkan diakhiri dengan 'ritual' zina, na'udzubillah tsumma na'udzubillah. Mereka yang hendak keluar dari jamaah ini pasti akan mendapat teror dibunuh, tetapi ketahuilah, bahwa Allah azza wajalla bersama orang-orang yang beriman. Jika kita telah memohon perlindungan kepada Allah azza wajalla, siapa lagi yang bisa mengalahkan kita?? Jangan pernah takut menceritakan kepada orang-orang terdekat atau keluarga bahkan ke polisi, jika ada diantara sahabat mengalami satu diantara 'gejela-gejala' tersebut diatas. Atau jika diantara sahabat ada yang merasa resah dengan 'kajian-kajian' yang diikuti, jangan tunda-tunda untuk bertanya kepada ahlinya, bisa melalui www.eramuslim.com atau www.syariahonline.com dan lain-lain atau kepada teman-teman(ROHIS) yang dianggap memiliki pengetahuan tentang dasar-dasar agama Islam agar segera dapat menjauh dari orang-orang yang menyebarkan paham rusak ini. Jamaah ini juga dikenal dengan nama NII/ N11, alias "NEGARA KARUNIA ALLAH" alias "Gerakan Pemuda Kahfi" dan mungkin ada label-label lainnya. Istilah-istilah yang sering mereka gunakan seperti tingkatan pejabat daerah yakni lurah, camat, gubernur, dan khalifah.
Akhir kata, aliran-aliran seperti ini sampai kiamat pun akan tetap ada, hanya kepada Allah subhanahuwata'ala kita kembali dan kepada pemahaman rasulullah sholalallahu'alaihi wassalam saja yang menjadi rujukan kita dalam mempelajari agama ini serta para ulama-ulama hanif pewaris nabi. Rasulullah sholallahu'alaihi wassalam bersabda "“Telah kutinggalkan untuk kalian dua perkara yang (selama kalian berpegang teguh dengan keduanya) kalian tidak akan tersesat, yaitu Kitabullah dan Sunnah-ku.” (HR Al HAkim)
semoga bermanfaat..
Aquluqawlihdza fastaghfirullahal adhim
wassalamu'alaykum wa rahmatullahi wabarakatuh
Mabadiuth Thalathah+Isa Bugis+Lembaga Kerasulan [ Pemuda Kahfi/MD/Futuh/M1/M2/MadinahKedua/Ka'bah II/Binatang/SapiEmasPerahan/Rabb@Pengatur/PonziScheme/MLM ]
Thursday, February 08, 2007
Sebahagian Kontra terhadap modus operandi N11
source
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment