Skang nih tengah panas isu pemuda kahfi nih. Jakim dan Abim dah labelkan sebagai sesat. Aku pun sebenarnya sedang diajak ber'hudan' oleh golongan kahfi nih. Ikhlasnya, banyak yang dioang cakap nih make sense apalagi semuanya berlandaskan Al-Quran dan Hadith. Yang tak surenya aku ialah samada tafsiran Al-Quran golongan nih adalah tafsiran yang haq. Yang benar. Yang diredhai. Macam mana aku nak tau tuh. Dioang nih asas perjuangannya ialah pembentukan negara Islam yang kononnnya telah tertegak cuma belum boleh dideclare sebab tak cukup umat. Ko jelas ke tentang gerakan pemuda kahfi nih? Atau kau pun sebahagian darinya?
Walau bagaimanapun, banyak yang diragukan mengenai pergerakan kahfi nih contohnya bertaubat dengan membayar zakat (bersuci diri dengan duit), kalo buat salah atau berdosa, hanya bayar dam, tidak wajib bersolat kerana kondisi Mekah (syariat Islam belum tertegak sepenuhnya), semua yang tidak berpegang pada Al-Quran adalah kafir malahan seperti binatang, mengurangkan kehebatan Muhammad dengan menganggapnya sebagai 'just another messenger', menceritakan versi sirah nabi-nabi dengan cara logik seperti tongkat nabi Musa A.S. sebenarnya membelah lautan manusia dan bukannya laut betul seperti yang kita semua maklum, dan banyaklah lagi yang meragukan aku. Satu-satu benda yang membuat aku bingung ialah, bunyi macam salah, tapi semuanya ada dalil dan nas. (siap ditunjukkan dalam Quran, ayat dan surah).
Response saya (pengendali blog ini):
Anda boleh rujuk di
Sini
dan
sini
# Tafsir Tentang Mu’jizat dan Sejarah para Nabi (diedit untuk tidak dilampirkan nama institusi yang termegah & terkenal itu)
Dalam Penafsiran tentang Mu’jizat dan Sejarah para Nabi semuanya difokuskan dalam aktualisasi program dan kondisi pribadi serta umum yang dihadapi para Nabi sebagai contoh dan gambaran konkret sebuah perjuangan, yang berarti pula bahwa Mu’jizat yang Allah berikan kepada pa ra Nabi Allah tersebut akan didapatkan juga oleh warga NII yang berjuang di jalan Allah, namun dengan bentuk dan sifat penempatan maupun kadar yang sedikit berbeda. Berikut ini penafsiran NII tentang Mu’jizat para Nabi:
--Mu’jizat Nabi Muhammad SAW
Mu’jizat Nabi Muhammad saw. adalah Al-Qur’an, sehingga beliau pun sebagaimana digambarkan hadits sebagai wujud Al-Qur’an yang berjalan. Kalangan NII pun melakukan penafsir an analogis terhadap seluruh program-program negara (NII) adalah telah sama dengan melak sanakan Al-Quran yang berarti bahwa tiap-tiap warga NII yang melaksanakan program nega ra atau baramij secara otomatis telah melaksanakan Al-Qur’an, kesimpulannya semakin ting gi intensitas seseorang dalam berprogram dan semakin pula menyatu dengan Al-Qur’an maka mereka itu sama saja layaknya Nabi Muhammad seperti Al-Qur’an berjalan.
--Mu’jizat Nabi Isa A.S
Mu’jizat Nabi Isa A.S adalah menyembuhkan orang sakit dan menghidupkan orang mati. Hal ini ditafsirkan sebagai berikut:
Menghidupkan orang mati yang dimaksud dalam doktrin NII adalah bila diantara mereka telah mampu dan berhasil menghijrahkan seseorang untuk menjadi ummat atau warga NII atau menghidupkan hati orang yang mati (ummat kalangan RI) tersebut menjadi hidup dengan me lalui proses Hijrah kepada NII.
Sedangkan yang dimaksud dengan menyembuhkan orang yang sakit berarti bila seorang warga NII dapat menyadarkan warga lain yang sedang dalam keraguan terhadap NII untuk bisa kembali aktif dan menjalankan program seperti sedia kala.
--Mu’jizat Nabi Ibrahim A.S
Mu’jizat Nabi Ibrahim A.S adalah tidak bisa dibakar api (kebal) ketika beliau melakukan aksi atau akibat menghancurkan berhala. Hal ini ditafsirkan dalam doktrin NII, bahwa didalam proses menjalankan program (baramij) terutama program Hujumati Tabsyiriah yang juga berarti program penghancuran berhala atau sembahan selain Allah pada diri orang yang belum melakukan Hijrah atau masuk dan bergabung menjadi warga NII. Bila dalam perjalanan nantinya banyak kalangan orang RI yang kemudian marah, kesal dan emosi (yang menurut doktrin NII ditafsir kan sebagai api), maka warga NII harus tetap dingin dan tenang agar tidak terbakar layaknya Nabi Ibrahim A.S.
--Mu’jizat Nabi Musa a.s
Mu’jizat Nabi Musa a.s adalah tongkat dan telapak tangannya, dengan tongkatnya Nabi Musa mampu membelah lautan dan dengan tongkatnya itu pula yang akhirnya menjadi ular untuk mengatasi sihir para pengikut Fir’aun. Maka hal ini dalam doktrin NII ditafsirkan sebagai berikut :
Membelah Lautan dengan tongkat berarti membelah lautan massa RI dengan Al-Qur’an (melalui program NII) hinggaakhirnya nanti terbelah menjadi dua, Massa kalangan yang Iman (warga NII), Massa yang kafir (yang belum atau tidak mau Hijrah ke NII).
Merubah tongkat menjadi ular besar yang memakan ular-ular para penyihir fir’aun berarti program NII adalah program yang sangat besar dan spektakuler yang akan melibas habis seluruh program -program RI.
--Mu’jizat Nabi Sulaiman a.s.
Mu’jizat Nabi Sulaiman A.S adalah mampu berkomunikasi dengan binatang. Hal ini ditafsir kan bahwa bagi setiap warga NII atau orang yang telah hijrah akan mempunyai titel mukmin sedangkan orang yang belum hijrah masih dikategorikan sebagai binatang. Maka komunikasi secara langsung antara orang yang telah hijrah dengan orang yang belum hijrah di-ibaratkan sebagai komunikasi antara manusia dengan hewan.
Keistimewaan yang lain dari Nabi Sulaiman a.s. adalah mempunyai pasukan Jin, pasukan burung dan pasukan semut yang senantiasa patuh dan ta’at menjalankan perintah perintahnya. Hal ini dalam doktrin NII ditafsirkan sebagai berikut:
Pasukan Jin asal kata dari Jinda yang menurut tafsir NII berarti otak yang juga diartikan sebagai JENIUS atau cendekiawan yang mampu memproyeksikan program NII dalam bentuk real.
Sedangkan pasukan Burung diartikan sebagai Mas’ul atau para aparatur negara yang bertugas mengawasi perjalanan program-program NII (baramij) yang sedang an akan dilaksanakan.
Adapun pasukan Semut diartikan sebagai Pekerja dan Ummat yang tugasnya menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam rangka pemenuhan program negara.
Ketiga pasukan ini bergerak dan bekerja secara bahu membahu untuk mewujudkan Istana Kerajaan Sulaiman berdasarkan bidang pekerjaan masing-masing.
--Sejarah Nabi Yusuf a.s.
Nabi Yusuf adalah anak ke-9 dari 9 bersaudara (padahal Nabi Yusuf masih punya adik yang bernama Bunyamin). Nabi Yusuf juga terkenal karena kepandaiannya dan kerupawanannya, namun hal itu juga yang justru menyebabkan dirinya disisihkan dan dibuang ke dalam sumur oleh saudaranya yang lain. Namun karena pertolongan Allah pada akhirnya justru Nabi Yusuf yang mampu keluar dari segala masalah bahkan mampu membiayai saudara-saudaranya yang lain. Hal ini dalam doktrin NII ditafsirkan bahwa pribadi Nabi Yusuf adalah sebagai KW IX
yang dikucilkan oleh KW yang lain akibat program-programnya, sehingga keberadaannya pun sama sekali tidak diakui alias diingkari. Namun dalam kenyataan, ternyata dengan segala kemampuan yang ada justru KW IX malah mampu membuktikan kepiawaiannya dalam meng olah Sumber Daya (SDM) yang ada dengan management dan programnya yang canggih sehi ngga akhirnya mampu membiayai KW yang lainnya dan berhasil mengubah persepsi buruk tentang KW IX dikalangan NII yang ada selama ini.
Dalam hal lain pernah disebutkan bahwa Nabi Yusuf difitnah hendak memperkosa Siti Zulaiha permaisuri Raja hingga akhirnya dimasukkan ke penjara. Namun Nabi Yusuf dapat membuktikan kebenarannya dengan mengumpulkan wanita sambil disuguhkan buah dan sebilah pisau. Ketika Nabi Yusuf berjalan dihadapan para wanita tersebut tanpa terasa pisau yang ada digenggaman mereka mengiris jari mereka sendiri karena terpesona melihat kerupawanan Nabi Yusuf dan merekapun tidak sadar akan hal itu.
Hal ini dalam doktrin NII ditafsirkan bahwa hari ini NII faksi "X" sedang difitnah dan dihujat sehingga banyak orang tidak simpati terhadap NII faksi "X". Namun fitnah tersebut kelak akan pudar dengan sendiri nya dan simpati orang akan berbalik dengan adanya wujud kerupawannya NII faksi "X" yang kelak akan menjadi pusat perhatian, bahkan karena sangat indahnya banyak orang yang terkesima dan ta’jub akan keberadaan NII faksi "X" hasil karya nyata ummat NII.
--Sejarah Nabi Nuh A.S