sourceIni Dicky lagi,
Saya telah enam tahun tanpa henti bergerak untuk mempersempit ruang gerak NII KW9. Saya juga mantan mas’ul. Dilihat dari animo di blog ini, bisakah kiranya, para mantan mas’ul, mantan jamaah dan semua orang yang perduli dan berani melawan NII KW9 untuk berkumpul bersama dan merancang gerakan paripurna yang akan menuntaskan NII KW9. karena sejauh ini, saya keteteran menerima banyaknya kasus yang harus saya tangani sendiri. Mungkin, bila kita bersama, akan ada pola yang lebih jelas dan menggunakan sebuah lembaga yang menjadi lawan utama NII KW9 sehingga akan lebih banyak orang yang tertolong. Saya sekarang sedang berkumpul dengan mantan mas’ul, timbara-garda al zaytun dan beberapa menteri NII KW9 yang telah keluar akibat perseteruan dan dekrit Abu Toto tanggal 15 September 2001. Saya berharap perjuangan ini tidak berjalan parsial tanpa pola. Sementara mereka menggunakan pola yang sangat sistematis. Rapatkan barisan. BIla anda semua siap melakukan ini, kita atur bersama. Termasuk teman-teman yang sudah keluar juga di Jawa barat Utara, jawa Barat selatan, jawa tengah dan jawa timur.




, jarang sujud sehingga mental rohani menjadi gersang
, hubungan dengan keluarga tidak harmonis
, dan yang lebih parah MUSA saya bilang orang di luar NII itu binatang
. Sekedar Info bisa di jadikan gambaran bagaimana stressnya seorang muslimah gara2 Kepincangan paham ini, silahkan antum semuanya baca novel dengan judul "Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur" Memoar Luka Seorang Muslimah karya karya Muhidin M. 

