Showing posts with label cashcow. Show all posts
Showing posts with label cashcow. Show all posts

Wednesday, September 26, 2007

Pekerjaan Orang-orang Kaslan

source

Ini Dicky lagi,
Saya telah enam tahun tanpa henti bergerak untuk mempersempit ruang gerak NII KW9. Saya juga mantan mas’ul. Dilihat dari animo di blog ini, bisakah kiranya, para mantan mas’ul, mantan jamaah dan semua orang yang perduli dan berani melawan NII KW9 untuk berkumpul bersama dan merancang gerakan paripurna yang akan menuntaskan NII KW9. karena sejauh ini, saya keteteran menerima banyaknya kasus yang harus saya tangani sendiri. Mungkin, bila kita bersama, akan ada pola yang lebih jelas dan menggunakan sebuah lembaga yang menjadi lawan utama NII KW9 sehingga akan lebih banyak orang yang tertolong. Saya sekarang sedang berkumpul dengan mantan mas’ul, timbara-garda al zaytun dan beberapa menteri NII KW9 yang telah keluar akibat perseteruan dan dekrit Abu Toto tanggal 15 September 2001. Saya berharap perjuangan ini tidak berjalan parsial tanpa pola. Sementara mereka menggunakan pola yang sangat sistematis. Rapatkan barisan. BIla anda semua siap melakukan ini, kita atur bersama. Termasuk teman-teman yang sudah keluar juga di Jawa barat Utara, jawa Barat selatan, jawa tengah dan jawa timur.

"The Kaslanis"




source

Kepada Semuanya,
Bagi yang sudah melewati jalan terjal dan berlikunya NII KW9, jangan pernah hilangkan semangatnya. Bila ingin menyampaikan kepada kawan-kawan yang masih aktif didalam, lakukan dengan cara yang baik. Bila ingin menyampaikan kepada kawan-kawan diluar yang belum dan kalau bisa jangan sampe kenal NII KW9, lakukan dengan seluas-luasnya. Lakukan bersama secara serentak. Setiap orang menyampaikan ke sepuluh orang setiap minggunya, sepuluh untuk satu hari kalau bisa. Ya, seperti dulu DK (Daftar Kunjungan) dan CT (Calon Tilawah) lah. Jadi, tidak perlu lelah dengan kata-kataan. Lakukan dengan aksi. Bukankan tindakan lebih besar nilainya dari kata-kata?. Bila anda perduli dengan teman-teman yang masih diluar dan yang didalam, lakukan langkah-langkah sosialisasi sebanyak dan seluasnya. Semakin sempit gerakan mereka, akan semakin muncul tindakan-tindakan putus asa yang terus memperlihatkan keburukan mereka. Lihat saja nanti. Semakin sempit ruang gerak mereka, akan semakin banyak masalah yang mereka hadapi. Semakin banyak orang tua yang tau, maka semakin banyak umat yang “amnu” dan otomatis memusingkan mereka. Jadi, kita bikin aja mereka terus ngga aman. Sosialisasi meluas, penggerebekan kalau perlu dan penanganan orang yang telah masuk. Percaya deh, kelabakan ntar mereka. Lama-lama juga pada kaslan sendiri. Saya cuma ingat kata Munir untuk mendeskripsikan pola saya, LAWAN!!

Saya sendiri melakukan pola diatas dengan teman-teman yang sudah keluar, setiap hari. dan telah berhasil menyadarkan banyak orang, Insya Allah. Dan hal ini terus dilakukan dengan sistem getok tular.

Untuk Rian, kebetulan saya juga sedang menangani kasus-kasus di 932204. Sudah lumayan yang kaslan. Saya lagi nangani tiga Qobilah itu, Frotila, Karatekan dan resimen. Banyaknya dari mahasiswa FIB UI, FEUI, FKUI, BINUS, YAI, TRISAKTI ma LONDON SCHOOL.

Kalau teman-teman mau nyikat, hajar dari NII KW9 yang kodenya 9322(1-12). Mereka pendana terbesar untuk NII. Bayangkan, untuk desa 9322-10 aja, infaknya 93.000.000 sebulan.

Monday, September 24, 2007

Decieved

source

Deception

The problem with deception is that you don't know that you've been deceived.
In retrospect, finding out is actually a good thing ... even if it's hard to believe at the time


(Gerakan Pemuda Al Kahfi) Deviant sect with strange induction under probe

www.nst.com.my

09 Jan 2007
Neville SpykermanThis email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it

SHAH ALAM: A movement targeting young Muslim professionals and executives is being monitored by the Selangor Religious Affairs Department (JAIS).

The department’s public relations officer Fakrul Azam Yahya said the movement was secretive and had strange induction methods.

He said new members of Gerakan Pemuda Al Kahfi have to pay RM1,000 to join and must agree to wear a blindfold before being taken to a secret location for their initiation.

He said they are subjected to "counselling" by senior members and the group utilises its own scriptures.

He said since the group moved around a lot, the department has found it difficult to track it down.

He said there were suspicions that the group may have links to deviant movements in Indonesia.

The department has to date received numerous complaints about the group but investigations were hindered by the group’s movements and the lack of information.

Fakrul Azam said Al Kahfi was first detected by Angkatan Belia Islam Malaysia (Abim) at the end of 2004, but since then the movement has grown stronger in Selangor.

However, hard evidence was needed before a fatwa (declaration) could be issued against the group. JAIS is appealing to disgruntled ex-members to come forward to help the department.

"We are especially keen to obtain a copy of their scriptures as it will allow us to scrutinise the roots of its deviant teachings. We heard it contains matters such as wahyu (divine revelations), for members," he said.

Fakrul Azam urged those with information about the group to call 03-5519-6997.

Yesterday, JAIS gave a briefing for representatives of Muslim organisations, NGOs and enforcement agencies in Selangor on Rufaqa, a group which is accused of being a front for the banned Al-Arqam movement.

*image taken from here

Sunday, June 10, 2007

Sapi Perah Tanpa Akhir

Jakarta- Gerakan yang dilakukan oleh NII (Negara Islam Indonesia), sebuah organisasi yang hendak menegakkan khalifah Islam di Indonesia, menurut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), M Amin Djamaluddin, hanyalah penipuan.

Sasarannya hanya untuk uang saja. Ini penipuan,” tegasnya.

Selasa kemarin (20/03) sekitar 50 orang yang mengaku menjadi korban NII melapor ke Polda Bandung. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas organisasi yang telah merugikan mereka secara ekonomi ini. Bahkan tidak sedikit yang melakukan tindak kriminal untuk memenuhi kewajiban sadaqah jariyah yang dibebankan kepada setiap anggota.

Sebelumnya, pada tahun 2000, pengaduan serupa juga dilakukan namun tidak ada tindak lanjut.

Ada beberapa ajaran NII yang mesti diikuti oleh para pengikutnya. Di antaranya, mengajarkan bahwa orang di luar NII dianggap kafir atau jahiliyah, bodoh. Bagi mereka tidak wajid untuk menunaikakan shalat. Oleh karena itu, mereka diharuskan untuk hijrah, pindah. Hijrah merupakah inti ajaran NII.

Selain itu bagi setiap anggota juga dibebani dengan sadaqah jariyah.

Amin mengatakan maraknya gerakan NII ini sebenarnya hanya bertujuan untuk mendapatkan uang dari korbannya. Jumlah uang yang harus disetor oleh korban disesuaikan dengan kekayaan yang dimiliki. Biasanya 10% dari harga rumah.

Menurut hasil penelitian LPPI, calon pengikut NII biasanya diajak ngaji bersama di salah satu tempat yang sembunyikan. Materi yang disampaikan berkisar pada permasalahan jihad dan infaq.

Setelah beberapa kali mengikuti pengajian, calon pengikut dibaiat dan disuruh membayar uang shadaqah untuk mewujudkan negara Islam di Indonesia yang jumlahnya disesuaikan dengan kekayaan yang dimiliki. Tak hanya setelah menjadi pengikut NII, masih ada banyak shadaqah yang mesti dikeluarkan. Misalnya, setiap tahun semua pengikut NII harus menyediakan 500 kilogram emas.

Uang sebesar itu, papar Amin, disetorkan ke pusat gerakan NII. Sejauh penelitian Amin tempat-tempat yang menjadi pusat NII susah diidentifikasi. Tak jarang, calon pengikut NII ditutup matanya apabila hendak diajak ke tempat persembunyiannya.

“Mereka sering pindah-pindah. Biasanya mengontrak rumah 3 bulan. Lalu pindah...,” jelas Amin kepada Syirah.[]

Saturday, April 28, 2007

Di Luar NII-Binatang & Kafir-Solat Ritualnya sia-sia


source

Assalamualaikum wr. wb.

Yang saya tahu di NII antara desa satu dan desa yang lainnya mempunyai ilmu yang berbeda-beda,
Namun pada intinya tetap satu "JUALAN AYAT2 ALQURAN DENGAN TAFSIRAN NGAWUR"

Dulu kuliah saya berantakan Aneh, jarang sujud sehingga mental rohani menjadi gersang Hiks.., hubungan dengan keluarga tidak harmonis Hiks.., yang ada dibenak saya cuma tilawah dan kejar setoran Gubraks!, dan yang lebih parah MUSA saya bilang orang di luar NII itu binatang Hiks... Padahal Allah sendiri berfirman Manusia itu diciptakan dalam kondisi sebaik2nya mahluk. dasar hukum di NII tidak jelas sama sekali. Yang ada adalah dasar hukum dengan penafsiran ALQURAN NGAWUR. Masalah RMU (Rububiah, Mulkiyah dan Uluhiyah) itu penghinaan terhadap Hakikat ketauhidan Allah SWT. Betapa piciknya menafsirkan tauhid dengan sesuatu yang dicipta-NYA . Jelas sekali ini syirik aghrad, menyama2kan Tuhan dengan sesuatu yang di ciptakannya, belum lagi masalah kerosulan, di NII setiap pemimpin itu Rosul (masya ALLAH), padahal Rasulullah sendiri mengatakan bahwa tidak ada nabi dan rosul sesudahku. Belum lagi tentang kebanggaan dengan sholat aqimuddin dan mengolok2 mereka yang masih melakukan sholat ritual, padahal kalo kita jeli di ALQURAN di sebutkan dalam kondisi apapun sholat itu wajib, seperti dalam kondisi perangpun Allah menyerukan untuk tetap mendirikan sholat.

(4:102) Apabila kamu di kalangan mereka, dan melakukan solat bagi/ untuk mereka, maka hendaklah segolongan daripada mereka berdiri bersama kamu, dan hendaklah mereka mengambil senjata-senjata mereka. Apabila mereka sujud, hendaklah mereka berada di belakang kamu, dan hendaklah segolongan lain yang belum sholat datang, dan sholat bersama kamu, dengan mengambil kewaspadaan mereka dan senjata-senjata mereka. Orang-orang yang tidak percaya menginginkan kamu lengah dari senjata-senjata kamu, dan barang-barang kamu, lalu mereka akan menyerbu kamu dengan serbuan sekaligus. Dan tidaklah bersalah atas kamu jika kamu dalam gangguan hujan, atau kamu sakit, untuk meletakkan senjata-senjata kamu, tetapi ambillah kewaspadaan kamu. Allah menyediakan bagi orang-orang yang tidak percaya, azab yang hina.

4:103. Apabila kamu telah melaksanakan solat, ingatlah kepada Allah, berdiri, dan duduk, dan di atas lambung kamu. Kemudian, apabila kamu tenteram, lakukanlah solat; sesungguhnya solat adalah kitab yang di-shcedulkan bagi orang-orang mukmin.

Oh ya satu hal yang membuat saya tetap eksis sampai sekarang ini adalah dukungan dari keluarga dan teman2, tentunya juga dukungan dari Allah SWT. Dulu teman sekelasku waktu keluar menjadi gila dan masuk ke rumah sakit jiwa karena ancaman2 darahnya halal, kalau sudah futuh yang KASLAN akan dijadikan budak dan lain sebagainya. Padahal kalau di hadapi langsung semuanya pada ngacir satu persatu. Peace ahhh!. Sekedar Info bisa di jadikan gambaran bagaimana stressnya seorang muslimah gara2 Kepincangan paham ini, silahkan antum semuanya baca novel dengan judul "Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur" Memoar Luka Seorang Muslimah karya karya Muhidin M.
Masih banyak sekali kepincangan2 dari paham NII. Miris dan Tragis sekali kisah nyata yang diperankan oleh Nidah Kirani dalam novel tsb. Sebetulnya paham ideologi yang dianut di NII adalah ideologi Neo Khawaraj yang dulu di brantas pada zaman kekhalifahan.

Dan memang betul seperi yang saya dapat dari internet : "NII dapat merusak kesehatan, membuat gangguan jiwa, meninggalkan keluarga dan menguras harta benda, jika sakit berlanjut silakan BERTOBAT !!!"

Ya itu semua pilihan dan hak semua orang utk memilih. Namun jika tatanan kehidupan berlandaskan pada penafsiran ALQURAN yang NGAWUR akan merusak tatanan kehidupan, baik aqidah dan akhlak dalam beribadah dan bermasyarakat. Semuanya terserah Anda untuk memilih. Benar dan salah kita kembalikan kepada Allah. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati. Semuanya saya kembalikan kepada Allah SWT. Semoga bisa mendapatkan maghfirah dan Ridhoanya. Amiin.

Wassalamualakum wr. wb.

Saturday, April 07, 2007

Glosari al-kahfi: Cash Cow alias Sapi Emas Perahan


source
In business, a cash cow is a product or a business unit that generates unusually high profit margins: so high that it is responsible for a large amount of a company's operating profit. This profit far exceeds the amount necessary to maintain the cash cow business, and the excess is used by the business for other purposes. The expression is a metaphor for a dairy cow, which after being acquired can be milked on an ongoing basis with little expense.

Risks of a cash cow include complacency, with management ignoring the need for change as market forces erode value; and ongoing turf wars between the management in charge of the cash cow and other managers trying to garner support for other products.